Tambud Gelar Festival Randai


14 Juli 2019 14:18:11 WIB

Realita dan fakta tak kan pernah bohong, sebuah kenyataan terlihat nyata, semua kita saksikan dari Festival Randai yang di adakan oleh UPTD Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat yang dikepalai oleh bapak Drs. H. Muasri. Kegiatan Festival randai diadakan pada tanggal 12 sd 14 Juli 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di parkiran pasar raya II Kota Padang. Festival randai yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh Kabupaten dan Kota. Semakin hari semakin kelihatan keunikan- keunikan dari daerah masing-masing, Semakin malam semakin asyik dan semangat, baik pemain maupun penonton. Banyaknya penonton dari anak-anak sampai dewasa, menunjukan masyarakat kita sangat bangga dan cinta akan kesenian randai. Kesenian randai disaksikan dengan ramai oleh penonton yang tidak mau beranjak dari tempat duduknya, karena tidak ingin ketinggalan dari kelanjutan sastra yang disampaikan. Kegiatan ini diadakan bertujuan untuk  melanjutkan kegiatan workshop Randai yang sudah dilaksanakan UPTD Taman Budaya beberapa bulan sebelumnya. Selain itu kita sebagai fasilitator dari para seniman dan budayawan, memfasilitasi kesenian itu agar tetap lestari. Tujuan festival ini juga untuk menghibur masyarakat kita dimana saja berada, khususnya masyakarat yang berada di lokasi tempat kegiatan dilaksakan. Dengan besarnya animo masyarakat terhadap pelaksanaan festival ini, maka semua kita berharap kegiatan serupa tetap ada setiap tahun dan menjadi even tahunan. Karena tanpa adanya kegiatan Festival dan Lomba dibidang Seni Budaya akan sulit untuk berkembangnya kesenian. Bapak Sexri Budiman, S.Sn selaku seksi Pameran dan Pergelaran Seni Budaya melaksanakan kegiatan ini sangat konsisten dan komit dengan semua kesepakatan yang telah dibuat. Ini menunjukan sebuah kedisiplinan, yang  tidak asing lagi kita temui didalam dunia Seni. Cintailah kesenian kita sendiri, karena pada kesenian kita terdapat nilai-nilai yang tersirat dan tersurat. Bagi generasi kita sangatlah bagus, semua unsur norma-norma sudah ada pada kesenian tradisional kita, maka itu jangan tinggalkan seni dan budaya kita.

Dilaporkan Oleh:

Yosi Nofa, S.Sn

Pamong Budaya Sumatera Barat