Upaya Pemajuan Kebudayaan Khususnya Terkait Urusan Permuseuman, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Melalui UPTD Museum Adityawarman Laksanakan Ramah Tamah Dengan Stakeholder Terkait


27 Januari 2022 17:48:06 WIB

Bertempat di Aula Museum Adityawarman pada Kamis, 27 Januari 2022. Dinas Kebudayaan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Adityawarman melaksanakan kegiatan ramah tamah dengan stakeholder terkait. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat didampingi  oleh Sekretaris, Esselon III, Esselon IV beserta fungsional budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dan koordinasi dalam upaya Pemajuan Kebudayaan salah satunya terkait dengan urusan museum. Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, komunikasi dan koordinasi terkait Kebudayaan khususnya urusan museum di Sumatera Barat. Selain itu juga menjadi ruang perkenalan Kepala Dinas Kebudayaan yang baru saja dilantik pada 4 Januari 2021.

Turut hadir undangan dalam kegiatan ini diantaranya perwakilan UPT Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat, Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat, Perwakilan Organisasi Bundo Kanduang Provinsi Sumatera Barat, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, Pengurus Komunitas Suaka Luhuang Naskah, Akademisi Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Purna Museum Adityawarman hingga turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jawa Timur serta organisasi masyarakat dan peneliti.  

Dalam pertemuan yang berlangsung, berlangsung diskusi antara jajaran Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat dengan stakeholder yang hadir. Dalam kesempatan ini para undangan yang hadir menyampaikan harapan terkait sinergi dan koordinasi bersama dalam upaya pemajuan kebudayaan khususnya terkait pelestarian budaya dan museum.

Oleh karena Museum merupakan institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studipendidikan, dan kesenangan. Dengan Keberadaan museum di Indonesia yang sangat penting mengingat museum tidak hanya memiliki fungsi sebagai pelindung benda cagar budaya, melainkan juga sebagai tempat pembentukan ideologi, disiplin, dan pengembangan pengetahuan bagi publik.