Diskusi Kelompok Terpumpun/ Focus Group Discussion(FGD) - Menggali Potensi Budaya Maek, Kec. Bukit Barisan, Kab. Limapuluh Kota, 20-22 Juli 2023 di GOR Bulutangkis Nagari Maek.


20 Juli 2023 13:09:01 WIB

Kamis (20/07/2023) - Nagari Maek, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, ternyata tidak hanya terkenal dengan julukan nagari sejarah purbakala Seribu Menhir dan cerita rakyat yang telah melegenda tentang Bukik Posuak Pao Ruso saja. Namun, lebih jauh dari itu, Nagari Maek juga memiliki potensi alam nan sangat mempesona dan sangat menjanjikan untuk dijadikan sebagai daerah kunjungan wisata.

Panorama Puncak Lurah Maek Garden, adalah salah satu kawasan wisata alam yang saat ini sedang digandrungi wisatawan lokal, utamanya anak-anak muda yang datang berkunjung sebagai destinasi wisata baru di Nagari Maek. Dari Panorama Puncak Lurah Maek Garden ini, para wisatawan dapat menikmati keindahan alam Nagari Maek, yang seolah-olah keberadaannya ibarat sebuah perkampungan yang berada di sebuah lembah dan yang dipagari Bukit Barisan yang berjejer memanjang mengelilingi Nagari Maek.

Kegiatan Diskusi Kelompok terpumpun (FGD) yang dilaksanakan pada 20 Juli - 22 Juli 2023 merupakan kegiatan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang difasilitasi Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Bpk. Supardi, S.H.) dan dihadiri oleh Camat Bukit Barisan, Camat Suliki, Camat Gunuang Omeh, Wali Nagari Maek, Niniak Mamak, Alim Ulama Cadiak Pandai Nan Gadang Basa Batuah, Ibu – Ibu Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Nan Gadang, serta Pemuda Pemudi Parik Paga Dalam nagari. FGD ini bertujuan untuk menggali, menginventarisir, mendiskusikan dan menghimpun segala potensi budaya yang ada di Kenagarian Maek. Sehingga dapat gambaran untuk pemetaan kegiatan berikutnya, terutama dalam upaya pelestarian kebudayaan.

Dalam rangka pelestarian Cagar Budaya di Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat bersama DPRD Sumatera Barat tengah berupaya mengangkat kembali potensi budaya yang ada di Lembah Mahat, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatra Barat. Berbagai upaya telah kami lakukan baik untuk menghimpun pikiran dan hasil kajian dari berbagai pihak/sumber maupun mapping dan diskusi yang  menghadirkan tenaga peneliti dan para pemangku kepentingan stakeholder terkait baik dari lingkungan kepemerintahan maupun perguruan tinggi.

Agar potensi tetap terjaga/terpelihara potensi Cagar Budaya tersebut perlu dilakukan pelindungan dan pelestarian. Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan salah satu upaya kita dalam pelestarian terhadap Warisan Budaya dan sebagai titik awal untuk kegiatan berikutnya, agar kekayaan budaya tersebut selain kita lindungi juga diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Untuk itu perlu kita lakukan pemgembangan, publikasi dan memelihara dan membenahi segala potensi yang dimiliki.